Isnin, 16 Ogos 2010

Perayaan Ponggal

Pesta Ponggal akan diraikan pada pertengahan bulan Januari setiap tahun atau Thai Maasam (menurut Kalendar Tamil) yakni bersempenaan musim menuai. Perayaan ini amat dinanti-nantikan oleh kaum India dan diraikan secara besar-besaran sejak turun temurun lagi dengan pelbagai atur cara yang bersendikan kebudayaan.

Perayaan Ponggal ini akan disambut selama empat hari berturut-turut. perayaan ini melambangkan kesyukuran masyarakat India dan mereka berharap tahun-tahun mendatang akan melimpahkan dengan rezeki yang berlipat ganda.

Sehari sebelum perayaan (Parchu Borghi), masyarakat India akan memasak pelbagai masakan sebagai hidangan sembahyang untuk malaikat dan saudara mara yang telah meninggal dunia. Semua hidangan tersebut akan disediakan di atas daun pisang dan diletakkan di atas lantai sewaktu sembahyang parchu yang diadakan pada pukul 6.30 petang hingga 8.30 malam.




Pada hari perayaan pula, yakni Thai Ponggal masyarakat India akan ke kuil untuk mendirikan sembahyang dan melaksanakan upacara memasak ponggal (campuran nasi dengan susu lembu). hanya satu periuk ponggal digunakan lalu dimasak oleh ketua kuil. Ketika masakan ponggal tengah meruap dan mendidih, ketua kuil dan anak-anak buahnya akan menyambut dengan kata-kata "ponggal le ponggal" berulang kali yang bermaksud akan dilimpahi rezeki pada masa akan datang.

Selepas hari perayaan (Maadhu Ponggal) yakni hari kedua perayaan, lembu yang banyak berjasa kepada mereka (binatang yang membantu mengerjakan sawah) akan dimuliakan dan diraikan. Lembu tersebut akan dimandikan dan dihiasi dengan pakaian (baju lembu) dan dikalungkan dengan bunga malai. Nasi susu dan nasi manis akan dihidangkan sebagai jamuan haiwan suci itu. Kemudian lembu tersebut akan diarak sekeliling kampung sambil diiringi dengan paluan gendang.

Bersamaan dengan hari ketiga pesta ponggal itu (Kaani Ponggal) adalah merupakan hari penghormatan kepada anak-anak dara. Mereka akan bangun awal pagi untuk bersolek dan mengenakan pakaian yang cantik di samping dihiasi dengan barang-barang kemas untuk menyerlahkan lagi aura mereka. Ibu bapa mereka pula akan melafazkan kata-kata agar anak mereka dijodohkan dengan lelaki yang baik dan dilanjutkan usia. Pada waktu petangnya, anak-anak dara ini akan memasak nasi ponggal untuk tujuan hidangan kepada Dewa mereka sambil memasang niat masing-masing.


(Sumber : Dewan Budaya, Mac 2007. Shahrulnizam Azuddin)

1 ulasan:

KISAH SUKSES IBU HERAWATI berkata...

Saya ingin berbagi cerita kepada anda bahwa saya IBU HERAWATI seorang TKW dari malaysia dan secara tidak sengaja saya buka internet dan saya melihat komentar IBU DARNA yg dari singapur tentan AKI SYHE MAULANA yg telah membantu dia menjadi sukses dan akhirnya saya juga mencoba menghubungi beliau dan alhamdulillah beliau mau membantu saya untuk memberikan nomor Togel toto 4D dr hasil ritual/ghaib dan alhamdulillah itu betul-betul terbukti tembus dan menang RM.230.000 Ringgit ,kini saya kembali indon membeli rumah dan kereta walaupun sy Cuma pembantu rumah tanggah di selangor malaysia, sy sangat berterimakasih kepada AKI SYHE MAULANA dan tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui AKI MAULANA saya juga sudah bisa sesukses ini. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, ini adalah kisah nyata dari seorang TKW, AKI MAULANA adalah guru spiritual terkenal di indonesia. jika anda ingin seperti saya kunjungi situs/website KLIK DISINI DUNIA GHAIB


Catat Ulasan